Tempat Sholat di Busan
Busan Korea

3 Tempat Sholat di Busan, Dimana Sajakah?

Sebagai seorang muslim, ada dua pertanyaan yang menjadi tantangan terbesar yang harus saya temukan jawabannya apabila saya merencakanan untuk pergi keluar negeri. Pertanyaan yang pertama adalah, apakah di tempat tersebut terdapat restoran yang menyediakan makanan halal, dan pertanyaan yang kedua adalah, adakah tempat sholat yang bisa saya temukan disana.

Nah, disini saya akan sedikit berbagi kepada kawan semua bagaimana saya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Silakan dibaca, khususnya jika kamu punya rencana untuk pergi berlibur ke Busan, Korea Selatan (baca juga : 4 Tempat Spektakular Lain yang Harus Kamu Kunjungi di Busan). Untuk jawaban dari pertanyaan pertama, yakni makanan halal atau makanan yang ramah muslim di Busan, dapat kawan lihat jawabannya di artikel “10 Restoran Halal Dan Ramah Muslim Di Busan Yang Perlu Kamu Coba“. Sedangkan untuk pertanyaan kedua, simak tulisan saya berikut ini!

Mencari Tempat Sholat di Korea

Sebagai seorang muslim, sholat menjadi sebuah kewajiban yang tidak boleh kita tinggalkan, sekalipun dalam kondisi sakit ataupun bepergian. Di luar negeri, tidak sama dengan di Indonesia, khususnya bila kita bepergian di negara dengan jumlah persentase muslim yang tidak seberapa. Di Indonesia, dapat dengan mudah kita dapati masjid-masjid di tiap kampung, bahkan di tiap bangunan baik itu kantor, mall maupun gedung yang lainnya, biasanya disediakan musholla. Sehingga, hampir-hampir kita tidak perlu merasa bingung dimana kita akan melaksanakan kewajiban ini.

Nah, pengalaman selama satu tahun di Korea menetaskan banyak cerita, pun demikian dengan tempat-tempat dimana saya harus mendirikan sholat ketika saya sedang bepergian di suatu tempat di negara ginseng ini. Biasanya, jika di daerah tersebut tidak saya temukan mushola, saya akan mengambil wudhu di toilet terdekat lalu saya cari tempat berikut untuk melaksanakan sholat:

  • Tangga darurat, yang biasanya tidak ada orang yang melewatinya.
  • Kamar ganti pakaian, jika saya sedang berada di suatu shopping district.
  • Tempat parkir mobil di suatu gedung.

Tentu saja, kemanapun saya pergi, saya usahakan untuk selalu membawa sajadah. Bahkan, saya pun pernah sholat di atas tumpukan salju.

Tempat Sholat di Busan

Nah, menemukan tempat sholat berupa mushola atau masjid merupakan perkara yang membutuhkan pengorbanan. Namun rasanya, bagi saya sendiri, ada perasaan senang yang tidak bisa saya gambarkan ketika menemukan tempat tersebut. Jadilah, saya bisa bercerita kepada kawan semuanya disini.

3 Tempat Sholat di Busan

Nah, di Busan, setidaknya ada 3 tempat berupa masjid atau mushola yang dapat kawan singgahi ketika ingin melaksanakan sholat di tempat yang layak. Dimana saja?

Masjid Al-Fatah, Dusil

Masjid Al-Fatah Busan

Masjid Al-Fatah, merupakan masjid kedua yang dibangun di Korea. Masjid ini didirikan pada tahun 1980, dan dibangun atas bantuan dari seorang dermawan yang berasal dari Libya, yaitu Dr. Al-Falaq. Masjid ini telah berkembang menjadi institusi Islam terbesar di sebelah tenggara semenanjung Korea, dan juga menjadi rumah ibadah bagi umat muslim yang tinggal di daerah Busan, Ulsan, Gyeongsangnam-do dan Gyeongsangbuk-do. Renovasi interior dalam masjid diselesaikan pada tahun 2012 dengan bantuan dari pemerintah Turki. Diperkirakan sebanyak 25.000 muslim yang berasal dari luar negeri datang melawat ke tempat ini setiap tahunnya.

Kubah Bergaya Turki dari Masjid Al Fatah Busan
Kredit : Pumita Busan

Masjid ini terdiri dari dua lantai, lantai dasar adalah lantai yang biasanya digunakan untuk duduk-duduk atau kegiatan-kegiatan lain, seperti kelas agama bagi para mualaf, kelas bahasa korea, dapur, tempat buka bersama, tempat wudhu, dll. Lantai dua adalah ruang utama untuk melaksanakan sholat, sedangkan untuk muslimah, tempat sholat berada di lantai dua mezanine.

Jika kamu datang di hari sabtu atau hari ahad, maka insyaallah akan dapat kamu temui banyak orang Indonesia disini. Ya, jama’ah dari Indonesia lah yang aktif memakmurkan masjid terbesar kedua di Korea ini (Bahkan salah satu imam disini didatangkan dari Indonesia). Mereka biasanya akan menginap disini pada hari Sabtu, dan melakukan kegiatan rutin di hari Ahad, seperti kajian keislaman, dan lainnya. Berada disini ketika hari-hari itu, kamu mungkin akan merasakan apa yang namanya rumah, berjumpa dengan orang-orang sebangsa, saling berbagi cerita. Bahkan, jika kamu menginap, mungkin di hari Ahad pagi, mereka akan mengajakmu menyantap sarapan bersama.

Kegiatan Rutin Hari Ahad di Masjid Al Fatah Busan
Kegiatan Rutin di Hari Ahad | Kredit : Pumita Busan

Inilah satu-satunya tempat sholat di Busan yang berbentuk Masjid, berkubah dan berminaret. Sungguh merupakan satu tempat yang harus kamu kunjungi sebagai muslim traveler.

#Cara mencapai masjid ini : Dari stasiun Dusil (Busan Subway Jalur 1), keluarlah melalui pintu nomor 8, dan berjalanlah sejauh kira-kira 300 m sampai ke gas station, kemudian beloklah ke kanan.

atau lebih lengkapnya, cobalah klik Petunjuk Arah Masjid Al-Fatah Busan ini.

#Google Maps

#Facebook : Pumita Busan (Btw, pumita juga punya koperasi yang kantornya menyatu dengan bangunan masjid)

#P.S. Terdapat dua restoran halal disini, Casablanca Moroccan Restaurant dan Cappadocia Turkish House.

Oh ya, hampir kelupaan, ingin tau bagaimana kehidupan muslim di Busan, simak liputan dari Net TV dalam acara Muslim Travelers yang salah satu settingnya mengambil di dalam Masjid Al-Fatah pada video di bawah ini.

Kredit : Netmediatama

Musholla Madina Al-Misbah, Sasang

Tempat sholat kedua di Busan yang berada di pusat kota adalah Musholla Madina Al-Misbah. Musholla ini terletak di 526-28 Gwaebeop-dong, Sasang-gu, Busan. Untuk menemukan musholla ini agak tricky sebetulnya, karena bangunan musholla ini tidak memiliki kubah dan minaret, namun berupa sebuah ruangan di suatu gedung yang disewa dan disulap menjadi tempat untuk bersembahyang.

Musholla Madina Al Misbah
Musholla Madina Al Misbah dari Kejauhan | Kredit : Madina Al Misbah

#Cara untuk mencapai musholla ini : Untuk mencapai musholla ini, ambil subway line 2, turunlah di stasiun Sasang, kemudian ambil pintu keluar nomor 3. Teruslah berjalan sejauh kurang lebih 300 meter ke depan hingga sampai di pertigaan yang terletak antara pom bensin SK dan toko elektronik LG, kemudian belok kanan disini dan teruslah berjalan sejauh kurang lebih 150 meter sampai kamu menemukan Motel MU, nah musholla ini terletak tepat di belakang Motel MU tersebut (terdapat penanda bergambar Ka’bah dan kubah masjid Nabawi di sebelah atas).

Atau dengan mengikuti peta berikut, insyaallah kamu bisa menemukan salah satu tempat sholat di Busan ini.

Begitu sampai di tempat ini, segeralah naik ke lantai 2, mengambil wudhu dan dirikanlah sholat di tempat ini.

Kegiatan di dalam Musholla Al Misbah
Bagian dalam Musholla Madina Al-Misbah | Kredit : Madina Al Misbah

Seperti halnya Masjid Al-Fatah, masjid ini pun akan ramai dipenuhi jama’ah dari Indonesia ketika akhir pekan tiba, dan dengan beragam kegiatan yang ada, masjid ini menjadi rumah bagi para migran asal Indonesia yang merantau di negeri ginseng ini.

#Facebook : Madina Al Misbah

#P.S. Terdapat beberapa restoran halal di sekitar daerah ini, salah satunya adalah Restoran Indonesia Rindoe Kampoeng.

Masjid Hidayatullah, Sinpyeong

Hampir sama dengan Musholla Madina Al Misbah, Masjid Hidayatullah ini tidak mempunyai rupa sebagaimana masjid yang biasa kita temui di Indonesia, yakni ianya berupa sebuah ruangan di dalam sebuah gedung yang disulap menjadi masjid.

Masjid Hidayatullah Sinpyeong
Masjid Hidayatullah Sinpyeong | Kredit : Masjid Hidayatullah

Masjid yang beralamatkan di 183, Jangnim-ro, Busan, ini agaknya lebih susah untuk dicapai dengan menggunakan alat transportasi umum, apalagi apabila kawan belum bisa membaca aksara hangeul. Stasiun subway yang paling dekat dengan Masjid ini adalah stasiun Sinpyeong, dan untuk mencapai ke lokasi, masih harus ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 2 kilometer dari stasiun Sinpyeong tersebut.

Interior Masjid Hidayatullah Sinpyeong
Interior Masjid Hidayatullah Sinpyeong | Kredit : Masjid Hidayatullah

#Cara untuk mencapai masjid ini :

1. Dengan berjalan kaki : Ambil subway nomor 1, turunlah di stasiun Sinpyeong, ambil pintu keluar nomor 4, lalu berjalankakilah mengikuti rute berikut

2. Dengan bus umum : Keluar dari pintu nomor 3 di stasiun Sinpyeong, lalu seberanglah jalan melalui zebra cross, halte bus terletak di depan arena golf, lalu naiklah bus Saha-gu 9 (사하구 9), lalu turun di Jangnim Sijang Beonyeong 2 Gil (장림시장번영2길). Bismillah, semoga tidak tersasar.

3. Atau, dengan menggunakan cara yang paling mudah yaitu dengan menggunakan Taksi dari pintu keluar nomor 3 stasiun Sinpyeong dengan petunjuk GPS : 0512626566 (di Korea, nomor telepon rumah bisa dijadikan sebagai petunjuk lokasi suatu tempat). Biaya ke tempat tujuan pun tidak terlalu mahal, mungkin sekitar 3000 won saja.

#Facebook : Masjid Hidayatullah

Sama seperti dua tempat sholat di Busan yang sudah saya jabarkan di atas, di masjid ini pun akan ramai dikunjungi oleh orang-orang Indonesia bila akhir pekan tiba. Hmm… setiap masjid di sana yang dikelola oleh orang Indonesia nampaknya sekufu.


Sudah lebih dari 1000 kata saya torehkan, dan itulah setidaknya tiga tempat sholat di Busan yang bisa kamu kunjungi bila kamu bepergian di Kota di pesisir tenggara semenanjung Korea ini. Semoga bermanfaat!


Comments

comments

Tinggalkan Balasan Anda Disini