Rekrutmen GPTP Telkom Batch 5
Uncategorized

Pengalaman Mengikuti Rekrutmen GPTP Batch 5 Telkom

Setelah sebelumnya saya mengikuti Bimbingan Mental (Bintal) di Pusdikhub TNI AD, Cimahi selama 10 hari, saat ini saya sedang berada di Telkom Corporate University untuk melanjutkan masa orientasi sampai nanti, Malam Pengantar Tugas yang insyaallah akan dilaksanakan di tanggal 28 April 2017.

Sungguh pengalaman yang gak bakal terlupakan, karena alhamdulillah saya bisa menyandang status sebagai siswa untuk mengikuti program Great People Trainee Program PT Telkom Indonesia.

Pencapaian ini tentu tidak serta merta saya dapatkan begitu saja. Teringat, sejak pertengahan Desember tahun lalu, saya mulai membuka akun pendaftaran, dan kemudian baru mendapatkan pengumuman kelulusan di minggu terakhir bulan Maret 2017, sungguh, masa 4 bulan yang begitu mendebarkan.

Nah, disini, akan saya bagi pengalaman saya mengikuti program rekrutmen GPTP Telkom Batch 5 pada post ini.

#Website : rekrutmen.telkom.co.id

Rekrutment GPTP V Telkom

Seleksi Administrasi

Begitu masuk ke web rekrutmen Telkom, dan membuat akun, maka kamu akan diminta untuk mengisi data-data pribadimu, dan juga meng-upload beberapa dokumen-dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip, akte lahir, sertifikat TOEFL (saya pakai TOEFL Prediction). Selain mengisi data-data pribadi, disana kamu juga harus mengisi beberapa pertanyaan mengenai situasi, harapan dan pilihan. Saran saya, jawablah secara jujur pada bagian ini.

Seleksi Tahap 1 : Online Assessment

Setelah menunggu selama lebih dari satu bulan sejak saya membuat akun, alhamdulillah saya mendapatkan email pemberitahuan untuk mengikuti Seleksi Tahap 1, yaitu Online Assessment. Online Assessment ini terbagi menjadi dua sesi :

Sesi Pertama : Data Confirmation

Pada sesi pertama ini, hanya perlu waktu sekitar 5 menit saja untuk melakukan konfirmasi data, sekaligus mengecek perangkat yang akan digunakan untuk melakukan Online Assessment. Perlu diketahui bahwa, perangkat yang digunakan pada saat melakukan konfirmasi data haruslah sama dengan perangkat yang digunakan untuk melaksanakan sesi kedua dari Seleksi Tahap 1 ini.

Sesi Kedua : Online Assessment

Kala itu, saya mendapatkan jadwal untuk mengerjakan online assessment dua hari setelah saya melakukan konfirmasi data. Sesi kedua ini, terdiri dari tiga macam test yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut sesuai jam yang telah ditentukan, yaitu:

General Cognitive Ability Test

Test ini semacam general psikotest, ada deret angka, gambar berpola yang dibolak-balik, sinonim, dan lain-lain. Menurut saya, test ini adalah test yang paling susah diantara ketiga test lainnya. Saran saya ketika mengikuti test ini adalah, siapkan kertas corat-coret yang cukup untuk menghitung soal deret angka yang disediakan.

Waktu : 70 menit

English Ability Test

Soal-soal yang keluar pada test ini menurut saya tidaklah terlalu susah, namun perlu pemahaman akan model-model soal IELTS Reading, seperti “True, False, Not Given”. Saya masih bisa menyisakan beberapa menit untuk mengecek kembali jawaban yang saya pilih pada bagian ini.

Waktu : 80 menit

Knowledge Assessment

Nah, selain psikotest yang saya anggap susah, bagian ketiga ini hampir membuat saya pesimis. Bagaimana tidak, saya mengambil jurusan teknik elektro dengan konsentrasi arus kuat, tapi materi yang diujikan pada bagian ini mencakup persoalan telekomunikasi, seperti teknologi akses, pengetahuan tentang standar pertelekomunikasian, jaringan, dll.

Waktu : 35 menit

Selesai mengerjakan knowledge assessment ini, saya merasa bahwa peluang saya untuk bisa lanjut ke tahap selanjutnya begitu tipis. Psikotest banyak yang tidak terjawab, knowledge assessment yang diujikan tidak sesuai dengan bidang yang saya geluti. Namun, setelah menunggu sekitar 2 minggu, pada akhirnya saya mendapatkan email untuk melanjutkan Seleksi Tahap Kedua, yaitu Online Interview, Surat Referensi, dan Membuat Essay. Alhamdulillah, dari 8000-an orang yang lolos tahap administrasi, saya bisa terpilih menjadi satu dari 400-an orang yang lolos di tahap kedua itu.

Seleksi Tahap 2 : Interview Online, Essay dan Surat Rekomendasi

Interview Online

Salah satu bagian dari seleksi tahap kedua yang harus dilewati ketika mendaftar GPTP Telkom via website adalah interview yang dilakukan secara online.

Tahap ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap yang pertama dimaksudkan untuk mengecek kesiapan perangkat (koneksi internet) sebelum melakukan interview online, dan kemudian dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu interview itu sendiri.

Pada Seleksi Tahap 2 ini, kita juga bisa mereserve tempat di beberapa kantor Telkom di kota-kota tertentu melalui website rekrutmen Telkom. Ketika itu, saya memilih Witel Jogja dan menggunakan perangkat yang disediakan disana untuk melakukan interview online tersebut.

Pada tahap ini kita harus menyiapkan KTP untuk ditunjukkan kepada interviewer pada saat interview dimulai. Awalnya, saya diberitahu kalau interview akan dilakukan kira-kira satu jam. Tapi, lagi-lagi…karena pertanyaan-pertanyaan yang diberikan tidak sesuai bidang saya, maka sekitar 20 menitan, interview yang saya jalani sudah selesai, gegara banyak pertanyaan yang ga bisa saya jawab haha..

Pertanyaan yang ditanyakan seputar bisnis Telkom, pelajaran dulu semasa kuliah seperti teknologi fiber optic, jaringan dan pertanyaan umum seperti kegiatan yang dilakukan ketika kuliah dan lain-lainnya.

Sejujurnya, setelah selesai melaksanakan interview secara online, saya sudah sangat pesimis sekali bisa lolos ke tahap selanjutnya. Tapi, karena support dan dukungan dari Ibu saya, akhirnya, dengan sisa-sisa semangat yang ada, saya lanjutkan untuk membuat essay dan meminta surat rekomendasi dari ex-leader perusahaan saya sebelumnya.

Essay

Disini, kita diberikan kesempatan untuk memberikan ide disruptif mengenai apa yang bisa dilakukan Telkom di era digital ini sesuai dengan bidang yang kita geluti.

Pada tahap ini, saya menuangkan tulisan saya ke dalam aplikasi Microsoft Word, lalu setelah log-in saya copy-paste kan essay tersebut ke dalam form yang telah disediakan. Ada baiknya, ketika membuat essay, saya sarankan untuk memasukkan data-data yang relevan, tidak hanya sekedar opini kita saja.

Surat Rekomendasi

Selain dua hal di atas, Seleksi Tahap 2 juga mengharuskan kita untuk mengupload surat rekomendasi dengan format yang telah disediakan. Pada bagian ini, sebetulnya saya merasa agak bingung karena ex-leader saya dulu adalah orang Korea, dan format surat rekomendasi yang disediakan menggunakan Bahasa Indonesia, alhasil, setelah tidak mendapatkan jawaban dari Customer Service, saya berinisiatif untuk mentranslate surat tersebut ke dalam Bahasa Inggris.

Seleksi Tahap Akhir

Alhamdulillah, kembali, setelah menunggu sekitar 2 minggu, akhirnya, dari 400-an orang yang mengikuti seleksi tahap kedua, saya bisa menjadi salah satu dari 305 orang yang terpilih untuk bisa mengikuti seleksi tahap akhir. Seleksi tahap akhir ini terdiri dari dua kegiatan besar : Test kesehatan dan Assessment Day (Psikotest, Test Bidang, Business Game, Telkom Way Assessment, dan Interview Panel).

Test Kesehatan

Karena saya melakukan online interview di Jogja, maka tempat dimana saya harus mengikuti Test Kesehatan juga sama, di Jogja juga. Test kesehatan ini dilakukan di Lab Klinik Pramita, dan menurut saya, test kesehatan yang dilakukan oleh PT Telkom ini sangat lengkap, mulai dari test kesehatan umum, darah, audiometri, denyut jantung, Rontgen, dll

Sedangkan untuk Assessment Day, yang kala itu dilaksanakan di Hotel New Saphire, Jogja, terdiri dari 5 kegiatan, yaitu:

Psikotest

Psikotest yang dilakukan pada saat assessment day ini dilakukan untuk melengkapi general psikotest yang kita lakukan pada saat tahap pertama, seperti Wartegg / Pauli dan gambar. Saran saya, istirahatlah yang cukup sebelum hari H, sehingga kita bisa fresh saat mengerjakan test koran dan test-test lainnya.

Test Bidang

Pada test bidang ini, kita diberi sebuah permasalahan sesuai dengan bidang yang kita pilih, nah tugas kita adalah menjawab dan menganalisis dari pertanyaan yang diberikan.

Business Game

Hal yang menurut saya paling menarik dari assessment day adalah business game ini. Disini terlihat bahwa, Telkom sangatlah kreatif sehingga dapat mengemas tahapan focus group discussion (FGD) menjadi sebuah game yang menurut saya sangat menarik untuk diikuti (orang-orang bilang, mirip monopoli, tapi tanpa dadu). Strategi, kerjasama, pengetahuan dan wawasan kita, baik tentang Telkom itu sendiri maupun pengetahuan umum lainnya sangat dibutuhkan untuk bisa mengikuti tahap ini dengan baik. Saran saya hanya satu : just go with the flow and enjoy the process!

Telkom Way Assessment

Telkom Way Assessment ini dilakukan untuk menguji apakah kepribadian kita sesuai dengan nilai-nilai budaya yang ada di Telkom, dan dilakukan secara online, jadi jangan lupa untuk membawa HP dengan baterai yang full sebelum datang ke lokasi.

Interview Panel

Kala itu, saya diinterview oleh tiga orang. Pada awalnya saya sempat grogi, namun setelah sekian menit berjalan, interview ini lebih terkesan seperti ngobrol-ngobrol seputar, misal, kegiatan ketika dulu berkuliah, tentang pengalaman masa lalu kita, skripsi, dll. Kembali, be honest, relax, enjoy and have fun!

Nah, itulah kira-kira tahapan test yang harus dilalui ketika saya mengikuti proses rekrutment GPTP Batch 5 PT Telkom Indonesia, hingga akhirnya saya bisa menjadi salah satu yang diterima dari 150 orang lainnya yang mengikuti proses rekrutmen via website seperti yang saya jabarkan di atas.

 

Comments

comments

5 thoughts on “Pengalaman Mengikuti Rekrutmen GPTP Batch 5 Telkom

    1. Hi, kalau menurutku susah, karena bidang yang aku pilih gak sesuai sama jurusanku..hehe, jadi ya belajar aja, khususnya untuk tes akademisnya

  1. tulisan yang sangat membantu mas.. kalo boleh tau gajinya GPTP Telkom itu berapa yah? dan berapa taun masa pendidikannya? terimakasih

    1. aku belum ada info tentang itu ya, sekarang masih OJT, masih dikasih “uang saku” aja hehe.. OJT total 5 bulan, habis itu ada masa KDMP (Karyawan Dalam Masa Percobaan) 3 bulan, baru setelah itu karyawan tetap

Tinggalkan Balasan Anda Disini