Haji dan Umrah

Istilah-Istilah dalam Ibadah Haji

Istilah-Istilah dalam Ibadah Haji

Ada beberapa istilah-istilah dalam ibadah haji yang sering terdengar ketika berada di tanah suci. Berikut saya sarikan beberapa istilah yang mungkin akan berguna bagi para pembaca:

Arafat / Arafah / Padang Arafah
Sebuah lokasi yang berada di sebelah barat Kota Mekah, dimana para jama’ah haji akan menghabiskan waktu, khususnya setelah adzan dzuhur sampai terbenam matahari, pada tanggal 9 Dzulhijjah.  Wukuf dilaksanakan di tempat ini.

Izaar

Bagian bawah dari pakaian ihram

Haji

Haji adalah salah satu dari lima pilar / rukun islam. Merupakan serangkaian kegiatan ibadah yang dilakukan disekitar Mekah, diwajibkan minimal sekali seumur hidup bagi umat Islam yang mampu.

Haji Ifrad

Jenis haji dimana jama’ah melafalkan niat untuk melakukan Haji saja ketika berada di Miqat dengan berpakaian ihram.

Haji Qiran

Jenis haji dimana jama’ah melafalkan niat untuk melakukan ibadah haji dan umrah secara bersamaan dengan Ihram yang sama di Miqat.

Haji Tamattu’

Jenis haji dimana jama’ah melafalkan niat untuk melakukan Umrah saja di miqat dengan berpakaian ihram. Pelafalan niat kedua untuk melakukan ibadah Hai dan berpakaian ihram yang kedua dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Hajar Aswad

Batu hitam yang terdapat pada sisi tenggara Ka’bah. Mencium dan menyentuhnya termasuk sunnah.

Halq

Menghabiskan rambut di kepala (mencukur gundul) yang dilakukan oleh jama’ah laki-laki pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hal ini adalah hal terakhir yang dilakukan sebelum keluar dari kondisi ihram. Lihat juga Taqsir. Untuk jama’ah perempuan, persyaratan untuk melakukan Halq dan Taqsir dilakukan dengan memotong rambut kira-kira sepanjang setengah inch.

Haram As-syarif

Masjid yang melingkupi Ka’bah di Mekah, termasuk juga masjid di Madinah (Masjid Nabawi)

Hari Tasyrik

Hari ke 11, 12 dan 13 dari bulan Dzulhijjah. Pada hari ini jama’ah melakukan Rami di Mina.

Hari Nahr

Hari 10 Dzulhijjah.

Hari Tarwiyah

Hari 8 Dzulhijjah yang menandakan dimulainya hari-hari haji.

Hatim

Area yang berdekatan dengan Ka’bah di bagian barat, yang dilingkupi oleh dinding setengah lingkaran. Sangat disarankan untuk melakukan solat sunnah dan berdo’a kepada Allah di area ini. Namun, hal ini bukanlah bagian dari ibadah haji

Idtiba

Mode berpakaian ihram yang digunakan ketika melakukan Tawaf untuk Umrah / Tawaf Qudum. Jama’ah pria menyelipkan kain ihram dibawah ketiak kanan, sehingga bahu kanan terbuka. Idtiba tidak dilakukan pada saat yang lain kecuali ketika Tawaf saja.

Ihram

Pakaian yang dipakai oleh jama’ah lelaki, yang terdiri dari dua potong kain. Satu kain untuk menutupi bagian bawah tubuh, satu kain untuk menutupi bagian atas tubuh.

Jamarat / Jumrah

Tiga pilar di Mina yang secara simbolis merepresntasikan lokasi dimana setan berusaha untuk mengganggu Nabi Ibrahim AS dari jalan Allah. Jama’ah haji secara simbolis akan melontar batu pada tiga pilar ini pada tanggal 11 sampai 12 atau 13 Dzulhijjah. Sedangkan pada tanggal 10, jama’ah hanya melontar pada satu pilar saja, yaitu jumrah kubra / aqabah

Jamrat ul Kubra / Jumrah Kubra 

Merupakan pilar terakhir di area pelemparan jumrah. Disebut juga Jamrat ul Aqabah.

Jamrat ul Ula / Jumrah Ula

Merupakan pilar pertama di area pelemparan jumrah

Jamrat ul Wusta / Jumrah Wusta

Merupakan pilar kedua di area pelemparan jumrah

Ka’bah

Struktur berbentuk kubus yang pada mulanya dibangun oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, terletak di dalam Haram As-syarif di Mekah.

Marwah

Bukit berbatu yang terletak sekitar 90 meter dari Ka’bah di dalam Masjidil Haram.. Jama’ah akan melakukan ritual Sa’i antara bukit Safa dan Marwah

Maqam Ibrahim

Batu yang digunakan Nabi Ibrahim untuk berpijak ketika mendirikan Ka’bah. Terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim, dan sekarang di tempatkan di dalam kurungan kaca yang terletak di sebelah utara Ka’bah

Masjidil Haram

Masjid yang melingkupi Ka’bah, disebut juga sebagai Haram As-syarif.

Mas’aa

Area sepanjang Safa dan Marwah

Miqat

Batas imajiner yang mengelilingi Mekah. Jama’ah haji tidak diperkenankan untuk melewati batas ini tanpa terlebih dahulu berpakaian ihram. Jama’ah berganti pakaian ihram di Miqat dan melafalkan niat untuk melakukan Umrah atau Haji.

Mina

Lokasi yang terletak sekitar lima kilometer sebelah timur Mekah, dimana beberapa ritual haji dilakukan.

Mualim

Seorang profesional yang berpengetahuan yang dapat membantu jama’ah untuk melakukan ibadah haji. Disebut juga sebagai Mutawwif.

Muhrim

Jama’ah dalam kondisi ihram

Multazam

Bagian Ka’bah yang terletak diantara pintu dan Hajar Aswad. Di area ini, disarankan, jika memungkinkan, untuk menyentuh Multazam dan berdo’a.

Mutamatti

Seseorang yang melakukan Haji Tamattu’

Mutawwif

Lihat Muallim

Muzdalifah

Lokasi yang terletak di sekitar pertengahan antara Mina dan Arafah. Jama’ah akan menghabiskan malam / sebagiannya di tempat ini pada tanggal 10 Dzulhijjah, setelah pelaksanaan Wukuf.

Nafar Awal

Melakukan pelemparan jumrah hanya sampai tanggal 12 Dzulhijjah saja, dan bertolak ke Mekah sebelum matahari tenggelam di tanggal 12 tersebut.

Nafar Sani

Melontar jumrah sampai pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Namira

Masjid di Arafah.

Qarin

Seseorang yang melakukan Haji Qiran

Qasr

Memendekkan sholat yang dilakukan ketika dalam perjalanan.

Ramal / Raml

Ritual yang dilakukan oleh jama’ah laki-laki dengan berlari-lari kecil ketika melakukan tawaf untuk umrah / tawaf qudum.

Rida’

Bagian atas dari ihram.

Rami

Aktifitas pelemparan batu yang dilakukan di Mina pada tanggal 10 sampai 12/13 Dzulhijjah.

Safa

Bukit kecil yang terletak sekitar 800 meter dari Ka’bah, di dalam Masjidil Haram. Jama’ah melakukan Sa’i diantara Safa dan Marwah.

Sai

Aktifitas berjalan sebanyak tujuh kali bolak-balik antara bukit Safa dan Marwah.

Tahalul

Diperbolehkannya atau dibebaskannya seseorang dari larangan ihram yang ditandai dengan mencukur rambut (Taqsir atau Halq)

Taqsir

Memendekkan rambut yang dilakukan oleh jama’ah laki-laki sebelum keluar dari Ihram.

Tawaf

Aktifitas mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

Tawaf Ifadah

Tawaf yang merupakan rukun dari haji, dilakukan (sebaiknya) pada tanggal 10 Dzulhijjah, atau setelahnya setelah melepas pakaian ihram dan berganti ke pakaian biasa.

Tawaf Nafl / Tawaf Sunnah

Tawaf yang dapat dilakukan kapan saja.

Tawaf Qudum

Tawaf pertama yang dilakukan oleh jama’ah ketika memasuki Masjidil Haram ketika berniat untuk melakukan haji.

Tawaf Umrah

Tawaf yang dilakukan ketika menjalankan Umrah

Tawaf Wada’

Tawaf perpisahan yang dilakukan oleh jama’ah ketika akan meninggalkan Makkah.

Wukuf

Ritual yang dilakukan dengan berdiam diri di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Wukuf adalah inti dari ibadah Haji.

 

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan Anda Disini