Haji dan Umrah

6 Alasan Mengapa Berhaji di Usia Muda Lebih Nikmat

Berhaji di usia muda? Hmm.. Mengapa tidak?

Ada beberapa hal yang menjadi kelebihan seseorang yang berhaji di usia muda. Usia muda, usia dimana stamina dan fisik masih mampu dipaksa untuk melakukan berbagai macam hal. Usia muda, usia dimana kemampuan nalar dan fikir masih prima. Jadi, jangan ragu untuk mulai berniat sedari sekarang, yang bisa dimulai dari hal terkecil dulu : Buka Rekening Haji. (lihat juga : alur pendaftaran ibadah haji 2016-2017)

Nah, to entice you, saya akan beberkan 6 alasan, mengapa berhaji di usia muda sangatlah nikmat dan menyenangkan:

Fisik dan Stamina masih Prima

Di usia muda, fisik dan stamina relatif masih kuat, bahkan untuk orang-orang yang jarang berolah raga seperti saya ini. Ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan fisik yang kuat dan stamina yang prima. Selama lima atau enam hari kita dituntut untuk melakukan banyak aktivitas fisik, mulai dari berdiam diri di Arafah, menghabiskan malam di Muzdalifah, melempar jumrah, dan lain-lain. Semua akan lebih mudah dijalani, ketika fisik masih kuat dan sehat.

Nalar dan Ingatan masih Kuat

Dalam melakukan ibadah haji, tentu harus dibekali dengan ilmu. Nah di usia muda, dengan nalar dan kemampuan berpikir yang masih sehat, dan didukung dengan banyak nya sumber-sumber ilmu yang ada di sekitar, usia muda akan lebih mudah belajar banyak. Bahkan tanpa bergabung dengan KBIH pun sebenarnya hal-hal penting seputar haji bisa di pelajari sendiri.

Pergi kemana-manapun serasa tak perlu ditakuti, karena usia muda masih punya keberanian dan ingatan yang kuat, tak perlu khawatir akan tersesat.

Berhaji di Usia Muda : Bisa Naik Taksi Bersama Orang Asing ke Masjid 'Aisha
Naik Taksi Bersama Orang Asing Sampai ke Masjid ‘Aisha

Lebih Mandiri 

Dengan berbekal pada dua faktor di atas, stamina, fisik dan kemampuan berpikir yang masih sehat, usia muda relatif akan lebih mandiri ketika menjalani ibadah haji. Tidak perlu bergantung terlalu banyak kepada pembimbing, tidak perlu terlalu banyak mengganggu kawan, dan bahkan bisa lebih banyak membantu jama’ah lain.

Dapat Lebih Banyak Membantu Jama’ah Lain

Dengan berhaji di usia yang masih muda, tentu kesempatan untuk berbuat baik dengan membantu jama’ah lain yang sudah sepuh akan makin banyak. Bahkan untuk hal-hal yang sangat sederhana sekalipun, seperti misalnya membantu membuat panggilan telepon, membantu mengangkat barang jama’ah lain, sampai hal-hal yang besar seperti membantu mendorong kursi roda dan menolong jama’ah yang tersesat.

Bisa Mengeksplor Lebih Banyak

Siapa sangka, dengan berangkat haji dari Indonesia, saya bisa merasakan bagaimana naik kereta di atas padang pasir untuk melontar jamarah. Siapa sangka, ketika di Mina, saya bisa merasakan tidur di tenda jama’ah yang berasal dari Arab Saudi, yang kondisinya jauh lebih baik daripada tenda jama’ah Indonesia. Siapa sangka, saya berkesempatan untuk mengambil gambar Masjidil Haram dari Zam-zam Tower. Semua pengalaman tak terlupakan ini bisa didapatkan ketika keinginan untuk mengeksplor masih bergelora.

Berhaji di Usia Muda : Bisa Naik Kereta di Atas Padang Pasir

Punya Banyak Masa Untuk Mengubah Diri

Dengan banyaknya pengalaman yang didapatkan ketika berhaji di usia muda. Sepulang dari berhaji, insyaallah masih akan ada banyak waktu untuk mengubah diri menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Nah, tunggu apa lagi, segera berniat dan buka rekening tabungan haji, serta perbanyak do’a, semoga kita segera dipanggil untuk segera mengunjungi rumah-Nya.. Aamiin..

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan Anda Disini